Pada zaman yang saat ini serba canggih. Kita semua disuguhkan dengan
berbagai macam sajian yang sangat mudah untuk didapatkan. Mau cari apa saja
asalkan tinggal ketik di search engine, pasti dengan sangat mudah untuk
didapatkan. Example (hehe, sok inggris yah) “Tempat wisata terbaik di Jogja”
pasti akan muncul banyak banget. Kalau dikalangan mahasiswa, yah pasti bias ditebak
mau cari apa (ini yang positif lho sob, bukan yang ngeres).
Namun, seiring perkembangan zaman dan juga tuntutan di kampus, plus
banyak sekali kegiatan yang menguras tenaga sehingga untuk belajar pun
sepertinya sudah terasa malas (itu bagi mahasiswa yang gak terlalu rajin).
Berbeda lagi dengan orang yang super malas, udah nggak ikut kegiatan apapun,
kerjanya Cuma main, bolos kuliah, nitip tanda tangan, tidur dikelas (semoga
kita semua dijauhkan dari hal-hal yang seperti itu…. Amiiin).
Ketika tugas yang semakin menumpuk, makalah, paper, bahkan skripsi
sedangkan aktifitas yang juga kian memadat akan membuat kita semakin terdesak.
Bagi mahasiswa yang kurang kuat imannya akan menggunakan jurus andalan yang
sedang menjadi trend masa kini, yaitu copy paste. Yah, sebuah
aktifitas para pelajar, mahasiswa, maupun orang-orang yang berkecimpung di dunia
yang butuh sebuah tugas berupa karya tulis. Kita tinggal cari kata kunci di
mbah google (nama search engine yang di istilahkan oleh para pemakainya, biar
akrab) dan taaaraa, langsung ketemu sebuah artikel atau makalah yang di
inginkan dan tinggal diganti namanya, di edit sedikit supaya berbeda (hehe,
pengalaman banget nie yee). Dan jadilah sebagai sebuah makalah yang di ingikan,
kemudian kita berikan kepada dosen sebagai syarat nilai matakuliah yang kita
tempuh.
Itu bukan sebuah rahasia umum lagi, bahkan dikalangan penilai yaitu
guru, dosen, manager, dll sudah sangat memakluminya. Akan tetapi, marilah kita
sebagai generasi penerus bangsa yang sangat diharapkan oleh bangsa ini untuk
merubah sebuah keterpurukan menjadi kemajuan, miskin menjadi kaya, bodoh
menjadi pintar. Sudah seharusnya kita semua sadar, minimal kita mulai rajin
membaca, menulis. Kita buat makalah sendiri walaupun memang harus ada sumber
dari buku yang kita baca, terlebih kita tambahkan inspirasi kita sendiri walaupun
belum tentu sesuai dengan buku yang kita baca. Siapa tahu tulisan tersebut akan
melahirkan sebuah teori baru yang dapat dimanfaatkan banyak orang. Ayo,
sama-sama ubah mindset kita.